ACEH -- Rapat Koordinasi (Rakor) Search And Rescue tahun 2014 yang berlangsung di Hermes Palace Hotel, Kota Banda Aceh. Senin (29/9) Kepala Basarnas yang diwakili Deputi Bidang Potensi Basarnas Marsekal Muda TNI Sunarbowo Sandi, M.Sc. membuka Rapat Koordinasi SAR dan Pelatihan Potensi SAR Daerah Provinsi Aceh. Didampingi oleh Kabag Hukum dan Kerjasama Basarnas Budi Purwanto , S.H. , M.H. serta Para Pejabat dan Staf di Lingkungan Basarnas dengan para potensi SAR di Provinsi Aceh dengan dihadiri Gubernur Aceh yang diwakili Asisten II Sekretariat Daerah (Setda) Aceh, Azhari, S.E., M.Si. dan turut hadir juga sejumlah perwira TNI dan Polri, serta pejabat lainya lingkup pemerintah Aceh dan dari berbagai organisasi dan kelompok.
“Aceh merupakan wilayah yang memiliki kondisi alam yang kompleks dan berpotensi mengalami bencana alam maupun non alam. Ancaman bencana yang sangat mungkin terjadi antara lain : gempa bumi, tsunami, banjir, tanah longsor, gunung berapi, kebakaran hutan, angin kencang, gelombang pasang, dan abrasi. Hampir semua jenis bencana dapat menimbulkan korban jiwa, kerugian harta benda, dan rusaknya sarana dan prasarana publik. Selain itu bencana atau musibah lainnya seperti musibah penerbangan, dan pelayaran sewaktu-waktu dapat terjadi kapan dan dimana saja,” kata Gubernur dalam sambutan yang dibacakan Asisten II Sekretariat Daerah (Setda) Aceh, Azhari, S.E., M.Si., pada pembukaan Rakor SAR dan Pelatihan Potensi SAR Tahun 2014.
“Diperlukan kesiapan dan kewaspadaan, khususnya bagi potensi-potensi SAR yang berada di Provinsi Aceh agar pada saat terjadi bencana atau musibah, dapat melakukan tindakan sebagai pertolongan pertama guna meminimalisir jumlah korban maupun kerugian sebagai akibat dari suatu bencana atau musibah,” jelasnya.
Inti dari kegiatan Rakor SAR, untuk saling mengenal dan mempererat tali silahturahmi di antara para Pejabat dan Staf di Lingkungan Badan Search And Rescue Nasional (Basarnas) Khususnya Kantor SAR Banda Aceh dengan para potensi SAR di Provinsi Aceh, serta membahas berbagai permasalahan dalam pelaksanaan tugas-tugas, Menurut Kepala Kantor SAR Banda Aceh, Budi Cahyadi, S.Sos. bahwa Rakor SAR dan Pelatihan bagi Potensi SAR ini sebagai upaya untuk meningkatkan koordinasi dan keterampilan seluruh peserta dalam melaksanakan tugas kemanusiaan sebagai anggota TIM SAR (Search And Rescue) dalam sebuah operasi SAR, apabila terjadi musibah atau bencana di wilayah Aceh sesuai dengan peraturan yang berlaku. (/humas aceh&aka)
BIRO HUKUM DAN KERJA SAMA
Kantor Pusat Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan
Jl. Angkasa Blok B.15 KAV 2-3 Kemayoran
Jakarta Pusat - Indonesia 10720
Telp. (021) 6540641 / 085703080984
support.jdih@basarnas.go.id | hukum@basarnas.go.id
Chat via WhatsApp